JAKARTA – Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026. Pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto tersebut akan memperkuat hubungan diplomatik dan ekonomi antara Indonesia dan Jerman.
Kunjungan ini mengusung misi strategis untuk mempertegas posisi Berlin sebagai mitra yang solid dan dapat diandalkan bagi Indonesia, khususnya dalam mendukung program-program pembangunan nasional jangka panjang.
"Saya ingin mengumumkan bahwa Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, akan melakukan kunjungan ke Indonesia dan bertemu Presiden Prabowo Subianto pada 15 Juni 2026 di Jakarta. Pesan utama dari kunjungan ini sangat jelas: Jerman adalah mitra yang kuat dan dapat diandalkan bagi Indonesia," kata Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Jerman, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Beste menjelaskan bahwa lawatan ini merupakan kunjungan perdana Presiden Steinmeier ke Indonesia sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik. Presiden Steinmeier akan membawa delegasi yang terdiri atas pelaku bisnis dari sektor logistik, permesinan, digitalisasi, hingga mobilitas tenaga kerja, serta akademisi dan ilmuwan terkemuka dari Jerman.
Pemilihan Jakarta sebagai pusat kunjungan dinilai tepat mengingat kota ini telah lama menjadi lokasi berbagai kantor regional lembaga pendidikan, kebudayaan, dan sains Jerman di kawasan Asia Tenggara.