Menurutnya, pemerintah bahkan sempat melakukan berbagai pembahasan dengan badan usaha milik negara maupun swasta untuk mempertahankan harga Pertamax meskipun tekanan harga minyak dunia terus meningkat.
“Makanya sempat ada diskusi dengan badan usaha baik itu BUMN ataupun badan usaha swasta untuk mempertahankan harga BBM non-subsidi dalam hal ini Pertamax. Tapi seiring berjalannya waktu, fluktuasi harga yang semakin dinamis, ini para pelaku usaha mau tidak mau harus menyesuaikan dengan harga keekonomiannya,” jelas dia.
Tercatat, harga minyak dunia jenis Brent turun USD4,21 atau 5,1% menjadi USD78,96 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun USD4,70 atau 5,8% menjadi USD76,05 per barel pada perdagangan Selasa.
(Dani Jumadil Akhir)