Disorot MSCI, Pasar Modal RI Tetap Menarik Bagi Investor Global

Feby Novalius, Jurnalis
Jum'at 19 Juni 2026 15:15 WIB
MSCI (Foto: Okezone)
Share :

Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat, baik di kawasan ASEAN maupun kelompok G20.

Di saat banyak negara maju hanya mencatatkan pertumbuhan ekonomi sekitar 1 hingga 2 persen, Indonesia masih mampu mempertahankan laju ekspansi ekonomi di atas 5 persen.

Shan menjelaskan, daya tahan ekonomi Indonesia ditopang oleh konsumsi domestik yang kuat, arus investasi yang terus masuk, serta kebijakan makroekonomi yang dinilai kredibel.

Konsumsi rumah tangga yang menyumbang lebih dari setengah produk domestik bruto (PDB) tercatat tumbuh 5,52 persen, sementara realisasi investasi pada kuartal pertama 2026 mencapai sekitar Rp498,8 triliun.

Selain itu, posisi cadangan devisa Indonesia yang mencapai sekitar USD146 miliar di akhir Mei 2026 dan rasio utang pemerintah yang masih berada di bawah 40 persen terhadap PDB.

Angka ini dinilai memberikan ruang yang cukup bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

“Investor global mencari tiga hal, yaitu pertumbuhan, stabilitas, dan skala. Indonesia menawarkan ketiganya. Pertumbuhan ekonomi tetap berada di atas 5 persen, stabilitas makroekonomi terjaga, dan pasar domestik berpenduduk sekitar 285 juta jiwa memberikan skala yang sulit ditandingi oleh banyak negara berkembang lainnya,” pungkas Shan.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya