Purbaya Pamer Kekuatan Mesin Ekonomi RI di Nankai University

Feby Novalius, Jurnalis
Minggu 21 Juni 2026 12:03 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pidato ilmiah dalam kuliah umum di hadapan civitas akademika Nankai University, Tianjin. (Foto: Okezone.com/Kemenkeu)
Share :

"Indonesia terus tampil menonjol dengan pertumbuhan PDB kuartal I-2026 sebesar 5,61% yoy, mengungguli banyak negara ekonomi G20 dan ASEAN. Di saat yang sama, kami mempertahankan stabilitas harga dengan inflasi Mei 2026 sebesar 3,08%. Perkembangan ini membuktikan bahwa Indonesia memasuki periode ini dengan pertumbuhan yang kuat, inflasi terkendali, dan ketahanan kebijakan yang kredibel," katanya.

Lebih lanjut, Menkeu memaparkan bahwa posisi Indonesia sangat diuntungkan dalam menghadapi risiko gangguan energi global. Berdasarkan analisis risiko, posisi Indonesia berada pada kuadran eksposur rendah dengan penahan (buffer) yang kuat. Penilaian skor ketahanan energi global bahkan menempatkan Indonesia di angka 77%, berada di atas Tiongkok yang mencatatkan skor 76% dan hanya selisih tipis di bawah Afrika Selatan (79%).

Ketangguhan ini tidak lepas dari bauran kebijakan fiskal yang sehat dan hati-hati. Defisit yang dijaga ketat di bawah 3% memberikan ruang yang memadai bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk berfungsi optimal sebagai shock absorber dalam meredam gejolak eksternal tanpa mengorbankan stabilitas makro.

Menkeu menegaskan, seluruh indikator utama menunjukkan mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia kian bertenaga dan bergerak secara inklusif. Geliat ini tercermin dari Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur yang berada di level ekspansif 50,0, pertumbuhan likuiditas perekonomian (M0) sebesar 14,8% yoy, serta pertumbuhan kredit perbankan yang melesat hingga 11,5% yoy.

Selain itu, eksternalitas Indonesia diperkuat oleh catatan surplus neraca perdagangan yang bertahan selama 72 bulan berturut-turut, diiringi cadangan devisa yang kuat sebesar USD 144,9 miliar (setara 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah). Paling krusial, pertumbuhan ekonomi yang kokoh ini langsung ditranslasikan ke dalam peningkatan kesejahteraan riil masyarakat luas melalui perbaikan pasar tenaga kerja.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya