7 Fakta Direksi Baru BEI 2026–2030 dan Arah Baru Pasar Modal Indonesia

Feby Novalius, Jurnalis
Senin 22 Juni 2026 07:03 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan tujuh anggota direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026–2030. (Foto :Okezone.com/Aldhi Chandra)
Share :

Direktur Utama BEI terpilih, Jeffrey Hendrik, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan reformasi pasar modal dalam beberapa bulan terakhir.

Ia juga menargetkan peningkatan transparansi, integritas, serta penguatan pendalaman pasar dari sisi permintaan (demand) dan penawaran (supply).

“Sehingga ke depan potensi BEI menjadi bursa kelas dunia bisa kita wujudkan,” kata Jeffrey.

7. Reformasi Integritas Jadi Sorotan Utama OJK

Dalam berbagai pertemuan dengan DPR RI, OJK kembali menegaskan bahwa reformasi integritas menjadi agenda utama yang harus dijaga oleh direksi baru BEI.

Keberlanjutan reformasi ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar modal Indonesia.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya