“Pertumbuhan yang kami raih tidak hanya dari sisi pendapatan, tetapi juga profitabilitas dan efisiensi operasional yang semakin baik. Ini menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan 2026,” katanya.
Dari sisi operasional, PTK mengelola 370 armada dengan tingkat keandalan layanan di atas 99 persen. Perusahaan juga mencatat fleet commercial days sebesar 358,52 hari, commission days 120.118 hari, serta commercial days 119.390 hari.
PTK sebagai anak usaha Subholding Integrated Marine Logistics Pertamina menjalankan empat lini bisnis utama, yaitu penyedia kapal penunjang (support vessel provider), jasa kepelabuhanan (port operations services), shorebase atau pangkalan logistik, serta layanan keagenan pelayaran.
Direktur Operasional PTK, Yudi Wibisono, menyampaikan bahwa layanan keagenan akan menjadi salah satu motor pertumbuhan perusahaan ke depan, termasuk untuk melayani kapal non-Pertamina.
“PTK tidak hanya melayani kapal dalam ekosistem Pertamina Group, tetapi juga kapal non-Pertamina, termasuk yang akan bersandar di dalam dan luar negeri sesuai regulasi otoritas setempat,” ujar Yudi.