Sementara itu, Direktur Pemasaran PTK, Albertus Anto Budi Santosa, menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, kesehatan, dan lingkungan (HSSE) tetap menjadi prioritas utama perusahaan.
Sejak 2025, PTK menerapkan program Vision Zero yang mencakup target zero illness, zero recordable incident, zero fraud bunker, dan zero pollution sebagai bagian dari penguatan HSSE dan operational excellence.
“Keandalan operasional menjadi prioritas utama untuk memastikan seluruh armada beroperasi dengan standar keselamatan tinggi serta memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dan pemangku kepentingan,” kata Albertus.
Dari sisi keberlanjutan, Direktur Armada PTK Dewi Susanti menjelaskan bahwa perusahaan juga mendukung target net zero emission (NZE) melalui program dekarbonisasi. Sepanjang 2025, PTK mencatat penurunan emisi sebesar 66.721 ton CO2e melalui implementasi green energy program.
Upaya tersebut dilakukan melalui penggunaan bahan bakar rendah karbon, termasuk dual fuel LNG, panel surya, serta pemanfaatan baterai sebagai alternatif sumber energi di sejumlah kapal.
(Feby Novalius)