IHSG Berakhir Naik ke 5.744, Rupiah Nyaris Rp18.000 per Dolar AS

Anggie Ariesta, Jurnalis
Kamis 02 Juli 2026 18:15 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah berakhir berbeda arah pada perdagangan hari ini. (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra)
Share :

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah berakhir berbeda arah pada perdagangan hari ini. IHSG menguat 49,44 poin atau 0,87 persen ke level 5.744. Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini.

Pada penutupan perdagangan Kamis (2/7/2026), terdapat 418 saham menguat, 230 saham melemah, dan 311 saham stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp10,9 triliun dari 19,1 miliar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 1,57 persen ke 565, indeks JII naik 0,96 persen ke 338, indeks IDX30 naik 1,56 persen ke 320, dan indeks MNC36 naik 1,32 persen ke 247.

Kemudian, indeks sektoral yang berada di zona hijau meliputi energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, industri, teknologi, keuangan, properti, dan transportasi. Sementara itu, sektor yang melemah adalah konsumer non-siklikal dan kesehatan.

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) yang naik 34,88 persen ke Rp232, PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) naik 25 persen ke Rp580, dan PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) naik 25 persen ke Rp545.

Adapun saham yang masuk top losers antara lain PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) yang turun 11,27 persen ke Rp181, PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) turun 9,80 persen ke Rp92, dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) turun 9,72 persen ke Rp650.

Rupiah Ditutup Melemah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada perdagangan Kamis (2/7/2026), turun 43 poin atau sekitar 0,24 persen ke level Rp17.995 per dolar AS.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan salah satu sentimen berasal dari faktor eksternal, yakni pernyataan Qatar yang menyebut Iran dan Amerika Serikat (AS) telah membuat “kemajuan positif” dalam pembicaraan tidak langsung yang berakhir pada Rabu, terkait Selat Hormuz.

“Sumber mengatakan para negosiator AS dan Iran menghabiskan dua hari di Doha untuk membahas lalu lintas maritim di Selat Hormuz dan pencairan dana Iran. Meskipun lalu lintas telah sebagian pulih, kedua negara saling menyerang akhir pekan lalu setelah serangan Iran terhadap kapal kargo,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya