JAKARTA - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia mengumumkan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menyelesaikan penyusunan laporan keuangan Tahun Buku 2025. Danantara kini melanjutkan proses penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang masih menunggu penyelesaian tahapan audit.
"Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 Danantara Indonesia masih berada dalam proses penyelesaian sesuai tahapan audit yang berlaku dan akan disampaikan setelah seluruh proses audit selesai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, Kamis (2/7/2026).
Rohan menyebut, berdasarkan capaian kinerja BUMN selama periode April 2025 hingga April 2026, sejumlah perusahaan pelat merah mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan. Bahkan, beberapa perusahaan juga berhasil membukukan laba setelah sebelumnya mengalami kerugian.
BUMN yang berhasil mencatatkan pertumbuhan laba signifikan antara lain Pertamina, yang membukukan laba Rp24,9 triliun atau naik 80 persen, Pupuk Indonesia dengan laba Rp4,8 triliun atau melonjak 202 persen, serta Pelindo yang mencatat kenaikan laba sebesar 169 persen menjadi Rp1,5 triliun.
Sementara itu, BRI berhasil membukukan laba Rp21,2 triliun hingga April 2026 atau naik Rp2,8 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Bank Mandiri juga mencatat peningkatan laba menjadi Rp21,3 triliun, sedangkan BNI membukukan laba Rp7,2 triliun hingga April 2026.