AI dan Deepfake Ancam Kepercayaan Nasabah, Industri Keuangan Waspada!

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Selasa 07 Juli 2026 16:49 WIB
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengingatkan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi deepfake. (Foto: Okezone.com/IMG)
Share :

Ia juga menilai para pemimpin industri keuangan perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai AI, keamanan siber, tata kelola data, regulasi, hingga strategi ekosistem digital agar mampu menghadapi tantangan baru di era transformasi digital.

Di sisi lain, Arif menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk terus mengembangkan ekonomi digital. Dengan proyeksi nilai ekonomi digital yang terus meningkat serta masih adanya sekitar 75 juta penduduk yang belum tersentuh layanan perbankan, industri jasa keuangan memiliki ruang pertumbuhan yang luas.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh pihak yang paling cepat mengadopsi teknologi.

"Teknologi bisa dibeli, modal bisa dicari, produk bisa ditiru. Tetapi kepercayaan harus dibangun dan tidak bisa dibeli. Pada akhirnya, masa depan sektor keuangan akan ditentukan oleh siapa yang mampu tetap dipercaya di tengah proses digitalisasi," ujar Arif.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya