Menurutnya di tengah kondisi pasar yang bergejolak, Danamon akan lebih mengoptimalkan pertumbuhan pendapatan berbasis komisi (fee based income), selain tetap mendorong penyaluran kredit.
Dia menambahkan bisnis valuta asing (foreign exchange/forex) menjadi salah satu kontributor pertumbuhan, dengan transaksi meningkat 35 persen dan bancassurance meningkat 30 persen. Begitu pula dengan reksadana dan obligasi yang tumbuh double digit.
"Jadi kami coba untuk manfaatkan dengan mengombinasikan perubahan tersebut dengan adjust dengan situasi yang ada," pungkas Ivan.
(Taufik Fajar)