Secara teknis, Bendungan Meninting yang dibangun Nindya Karya memiliki kapasitas tampung sebesar 9,91 juta meter kubik. Infrastruktur tersebut dirancang untuk melayani irigasi seluas 1.559 hektare, menyuplai air baku sebesar 0,15 meter kubik per detik, mengurangi risiko banjir pada area seluas 59 hektare, serta berpotensi menghasilkan energi ramah lingkungan melalui PLTA berkapasitas 0,80 MW dan PLTS terapung berkapasitas 9,23 MW.
Sementara itu, Bendungan Rukoh di Aceh memiliki kapasitas tampung yang besar untuk memperkuat sistem pengairan pertanian di wilayah tersebut.
Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Firmansyah menyatakan pihaknya siap mendukung penuh keberhasilan program-program prioritas pembangunan nasional, khususnya dalam memperkuat fondasi ketahanan air, pangan, dan energi.
"Nindya Karya berkomitmen untuk terus mendukung dan menyukseskan program pemerintah, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan di tanah air," ujar Firmansyah.
(Feby Novalius)