DPR Ingatkan Purbaya Hati-Hati Kelola Dana SAL di Bank Himbara

Anggie Ariesta, Jurnalis
Rabu 15 Juli 2026 21:49 WIB
Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino memberikan catatan kritis kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait pengelolaan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah yang ditempatkan pada jajaran bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Harris mengingatkan agar kebijakan penempatan maupun penarikan dana kas negara tersebut dilakukan lewat kalkulasi yang matang serta bertahap demi menghindari guncangan likuiditas di industri perbankan nasional. Langkah penataan yang terukur dinilai sangat penting agar tidak memicu gejolak kenaikan suku bunga di pasar keuangan domestik.

"Menurut saya ke depannya pengelolaan SAL harus dilakukan secara lebih hati-hati agar tidak menimbulkan dampak yang tidak diinginkan," tegas Harris dalam rapat kerja Komisi XI DPR bersama Kementerian Keuangan, Rabu (15/7/2026).

Harris menambahkan, ketika pemerintah menyuntikkan dana SAL perdana sebesar Rp200 triliun pada September 2025 silam, target utama kebijakan tersebut memang difokuskan untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Namun, merujuk pada basis data riil serta hasil serap aspirasi Komisi XI bersama jajaran direksi Himbara kala itu, kondisi likuiditas perbankan sebenarnya masih sangat memadai sehingga guyuran likuiditas tambahan dari pemerintah belum mendesak dilakukan.

"Jadi tidak ada kekurangan likuiditas yang ada di pasar ketika dorongan pertama sebesar Rp200 triliun," ujar Harris.

Lebih lanjut, Harris menyayangkan inkonsistensi kebijakan fiskal yang dinilai berubah-ubah secara berulang, mulai dari penempatan dana, penarikan tiba-tiba, hingga akhirnya disuntikkan kembali. Siklus tarik ulur dana SAL ini dinilai memicu draf ketidakpastian baru bagi para pelaku pasar keuangan.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya