JAKARTA - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) membangun ekosistem advanced materials nasional melalui kolaborasi strategis dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan hilirisasi, peningkatan nilai tambah sumber daya alam, serta penguatan daya saing industri manufaktur Indonesia.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Collaboration on Advanced Materials Development bersama MIND ID, Defend ID, dan PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas).
Kolaborasi ini menjadi fondasi dalam memperkuat rantai nilai (value chain) advanced materials nasional yang terintegrasi, mulai dari pengelolaan sumber daya mineral hingga pengembangan industri manufaktur bernilai tambah tinggi.
Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan nilai tambah industri melalui pengembangan ekosistem advanced materials, khususnya pada produk-produk baja yang saat ini masih didominasi impor.
"Indonesia memiliki peluang besar untuk membangun ekosistem advanced materials yang terintegrasi dan berdaya saing. Melalui sinergi antar-BUMN, kita dapat mengurangi ketergantungan impor sekaligus menciptakan nilai tambah yang lebih besar di dalam negeri. Krakatau Steel siap mengambil peran sebagai one stop solution dalam pengembangan advanced materials nasional," ujar Akbar Djohan di Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, pada sejumlah kelompok produk baja advanced materials masih terdapat potensi perputaran ekonomi hingga Rp66 triliun per tahun yang dapat dioptimalkan melalui implementasi program hilirisasi bahan baku lokal dan integrasi rantai nilai industri nasional.
Potensi tersebut menjadi peluang strategis untuk memperkuat daya saing industri sekaligus meningkatkan kemandirian manufaktur Indonesia.
Kolaborasi Perkuat Hilirisasi Nasional
Pengembangan ekosistem advanced materials membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan akademisi agar tercipta rantai pasok industri yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya berbagai inisiatif strategis yang mendukung pengembangan industri nasional berbasis nilai tambah.
Sejalan dengan semangat tersebut, Krakatau Steel bersama para mitra strategis akan terus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan advanced materials sebagai bagian dari upaya membangun industri nasional yang lebih tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi Indonesia.
Transformasi untuk Industri Nasional
Krakatau Steel terus memperkuat transformasi bisnis dan kapabilitas industrinya agar mampu menjawab kebutuhan sektor-sektor strategis nasional sekaligus mendukung pengembangan ekosistem advanced materials.
Berbekal pengalaman lebih dari setengah abad dalam menghasilkan produk baja berkualitas yang mendukung industri otomotif, maritim, pertahanan, transportasi perkeretaapian, infrastruktur, energi, telekomunikasi, hingga elektronika,
Perseroan optimistis dapat terus berkontribusi dalam memperkuat daya saing industri nasional.
"Krakatau Steel hari ini adalah bukti bahwa industri nasional tetap hidup, terus bertransformasi, dan siap mengawal kemajuan Indonesia," tutupnya.
(Feby Novalius)