Secara akumulatif selama periode perdagangan 13–17 Juli 2026, total volume transaksi mencapai 130,871 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp69,953 triliun atau setara USD3,875 miliar. Adapun total frekuensi perdagangan mencapai 11,659 juta kali.
Dari sisi pergerakan indeks selama sepekan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.192,658, sedangkan level terendah berada di 5.898,147.
Penguatan pasar juga tercermin dari kinerja sektoral. Seluruh 11 indeks sektor di BEI ditutup di zona hijau. Sektor Basic Materials memimpin kenaikan dengan penguatan 5,47 persen, diikuti Consumer Cyclicals sebesar 5,32 persen, Energy 4,62 persen, Infrastructure 4,55 persen, Properties & Real Estate 3,46 persen, Technology 3,38 persen, Financials 2,73 persen, Industrials 2,35 persen, Transportation & Logistics 1,49 persen, Healthcare 1,16 persen, dan Consumer Non-Cyclicals 0,37 persen.
Berdasarkan statistik mingguan BEI, sebanyak 435 saham atau sekitar 45 persen dari total saham tercatat mengalami kenaikan harga lebih dari 2 persen sepanjang pekan. Sementara itu, sebanyak 105 saham atau sekitar 11 persen naik di kisaran 0 hingga 2 persen.
Di sisi lain, terdapat 223 saham atau sekitar 23 persen yang tidak mengalami perubahan harga. Adapun 93 saham atau sekitar 11 persen terkoreksi hingga 2 persen, sedangkan 109 saham atau sekitar 10 persen turun lebih dari 2 persen.
(Feby Novalius)