Pada kuartal III 2026, standar penyaluran kredit diprakirakan lebih longgar, dengan ILS negatif sebesar 2,25.
Responden memprakirakan outstanding kredit sampai dengan akhir tahun 2026 terus tumbuh.
“Kondisi ini didukung prospek kondisi ekonomi dan moneter yang tetap positif serta risiko dalam penyaluran kredit yang terjaga,” katanya.
(Taufik Fajar)