Investasi Triliunan, 3 Pelabuhan Strategis RI Masih Belum Optimal

Feby Novalius, Jurnalis
Selasa 21 Juli 2026 20:23 WIB
Sejumlah pelabuhan strategis nasional yang hingga kini belum mampu berfungsi maksimal meski menelan investasi besar menjadi sorotan. (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA - Sejumlah pelabuhan strategis nasional yang hingga kini belum mampu berfungsi maksimal meski menelan investasi besar menjadi sorotan. Kondisi berpotensi menjadi pemborosan aset negara sekaligus menghambat upaya menekan biaya logistik nasional.

Menurut Pengamat Kebijakan Publik Sofyano Zakaria, perlu perhatian serius terhadap persoalan tersebut agar pelabuhan yang telah dibangun dengan dana triliunan rupiah dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal.

“Indonesia membutuhkan pelabuhan yang produktif, bukan sekadar pelabuhan yang megah secara fisik tetapi sepi aktivitas. Infrastruktur yang dibangun dengan dana triliunan rupiah harus mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi, bukan menjadi aset yang manfaat ekonominya jauh di bawah harapan,” ujar Sofyano, Selasa (21/7/2026).

Menurut Sofyano, terdapat sedikitnya tiga pelabuhan strategis yang perlu mendapat perhatian khusus pemerintah, yakni Pelabuhan Bojonegara di Cilegon, Banten; Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat; serta Terminal Kijing di Mempawah, Kalimantan Barat.

Ia menjelaskan, Pelabuhan Bojonegara mulai dikembangkan sejak awal dekade 2010-an dengan tujuan menjadi pelabuhan pendukung Tanjung Priok, melayani kawasan industri Banten, serta memperkuat jaringan logistik nasional.

Sementara itu, Pelabuhan Patimban mulai dibangun pada 2018 sebagai Proyek Strategis Nasional yang diproyeksikan menjadi pusat ekspor otomotif dan terminal peti kemas baru untuk mengurangi kepadatan Pelabuhan Tanjung Priok sekaligus mendukung kawasan industri Jawa Barat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya