Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan RI Siap Mengudara, Emisi Turun hingga 84%

Feby Novalius, Jurnalis
Jum'at 24 Juli 2026 19:05 WIB
PT Pertamina Patra Niaga menyatakan komitmennya menyiapkan bahan bakar aviasi berstandar internasional. (Foto; Okezone.com/Pertamina)
Share :

Pertamina memperkenalkan ekosistem SAF terintegrasi (end-to-end ecosystem) sebagai bagian dari strategi mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat. Pertamina menampilkan seluruh rantai nilai SAF, mulai dari pengumpulan minyak jelantah melalui program UCOllect, proses produksi dengan metode co-processing di Green Refinery RU IV Cilacap, hingga distribusi dan pengisian bahan bakar (refueling) kepada maskapai penerbangan.

Pengembangan SAF Pertamina juga memberikan dampak nyata. Hingga saat ini, Pertamina telah mengoperasikan 47 titik UCOllect, mengumpulkan lebih dari 116 ribu liter minyak jelantah, menjangkau lebih dari 5.200 rumah tangga, serta menghasilkan SAF yang mampu menurunkan emisi hingga 84% dibandingkan bahan bakar aviasi konvensional.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan pengembangan SAF merupakan bukti komitmen Pertamina dalam menghadirkan solusi energi rendah karbon sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

"Pertamina Patra Niaga terus mendorong pengembangan ekosistem Sustainable Aviation Fuel secara terintegrasi melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kehadiran kami pada ASEAN SAF Workshop menegaskan komitmen Pertamina untuk mendukung dekarbonisasi sektor penerbangan, memperkuat posisi Indonesia sebagai penggerak SAF di kawasan ASEAN, serta menghadirkan inovasi energi berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Kitty.

Menurut Kitty, pengembangan ekosistem SAF menunjukkan bahwa transisi energi dapat berjalan seiring dengan penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku energi bersih.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya