Surplus sepanjang Januari-Juni tahun 2026 tersebut terutama ditopang oleh surplus pada komoditas non-migas yaitu surplus sebesar USD19,35 miliar. Sementara untuk komoditas migas masih mengalami defisit sebesar USD15,77 miliar.
Untuk neraca perdagangan total yaitu migas dan non-migas, tiga negara penyumbang surplus terbesar yaitu Amerika Serikat USD8,55 miliar USD, India USD6,68 miliar, Filipina USD4,24 miliar.
Sedangkan untuk negara penyumbang defisit terdalam yaitu China defisit USD13,61 miliar, Australia defisit USD4,40 miliar, dan juga Singapura defisit sebesar USD4,33 miliar.
Kemudian untuk neraca perdagangan kelompok non-migas, tiga negara penyumbang surplus terbesar yaitu Amerika Serikat sebesar USD10,44 miliar, India sebesar USD6,73 miliar, dan juga Filipina sebesar USD4,02 miliar.
Sedangkan tiga negara penyumbang defisit terdalam pada kelompok non-migas, yang pertama China sebesar USD14,26 miliar, Australia sebesar USD3,97 miliar, dan Prancis defisit sebesar USD1,49 miliar.
(Taufik Fajar)