Bahlil Prioritaskan Perusahaan Batu Bara dengan Setoran Besar dalam Relaksasi RKAB

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Selasa 04 Agustus 2026 09:09 WIB
Perusahaan batu bara yang memberikan kontribusi lebih besar kepada negara melalui pembayaran royalti berpeluang menjadi prioritas. (Foto: Okezone.com/PLN)
Share :

Bahlil memastikan pemerintah tetap akan melakukan penyesuaian RKAB. Namun, kebijakan tersebut disusun dengan mempertimbangkan keseimbangan antara pasokan dan permintaan agar harga batu bara tidak tertekan akibat kelebihan produksi.

Ia menilai pengendalian produksi menjadi salah satu strategi untuk menjaga nilai jual komoditas nasional. Menurutnya, peningkatan volume produksi tidak selalu menghasilkan penerimaan negara yang lebih besar apabila diikuti penurunan harga jual.

"Kita ingin barang kita jangan murah. Lebih baik produksinya terukur, tetapi memberikan penerimaan negara yang lebih optimal," ujarnya.

Selain mempertimbangkan kontribusi royalti, pemerintah juga akan mendistribusikan sebagian kuota kepada perusahaan baru yang mengajukan RKAB. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan pemerataan kesempatan berusaha sekaligus mencegah konsentrasi produksi pada segelintir perusahaan.

"Yang kita lakukan adalah pemerataan. Ada perusahaan baru yang juga harus mendapat kesempatan. Asasnya supaya tidak terjadi monopoli," kata Bahlil.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya