- Pertamina Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter
- Pertalite Rp10.000 per liter
- Pertamax Rp15.950 per liter
- Pertamax Green Rp16.600 per liter
- Pertamax Turbo Rp18.300 per liter
- Dexlite Rp19.700 per liter
- Pertamina Dex Rp21.150 per liter
Di tempat berbeda, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, mekanisme penetapan harga BBM nonsubsidi memang mengikuti harga minyak mentah dunia atau Indonesian Crude Price (ICP).
"Ya kan saya dari awal katakan bahwa menyangkut dengan BBM yang nonsubsidi itu harganya itu kan memang akan mengikuti harga pasar dunia, ICP," ujar Bahlil.
Menurutnya, ketika harga minyak dunia turun, harga BBM nonsubsidi juga akan mengalami penyesuaian.
"Jadi kalau harga dunianya turun, dengan sendirinya akan terkoreksi. Tapi kalau naik, pasti juga akan naik. Dan sekarang kan lagi turun. Dan kemudian badan usaha swasta melakukan koreksi terhadap penurunan harga itu. Nah sekarang kan lagi turun kan," katanya
(Dani Jumadil Akhir)