Selain menjadi etalase inovasi, Indo Leather & Footwear (ILF) Expo dan Indo Garment & Textile (IGT) juga menghadirkan berbagai program yang memperkaya wawasan industri. Transformasi digital, modernisasi proses produksi, penggunaan material ramah lingkungan, serta strategi penguatan rantai pasok menjadi sejumlah isu utama yang dibahas guna mendorong terciptanya industri yang lebih adaptif, kompetitif, dan berorientasi pada nilai tambah.
Agus berharap penyelenggaraan ILF Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi mampu menghasilkan transaksi bisnis yang nyata.
Ia menargetkan pameran tersebut melahirkan kontrak dagang baru, komitmen investasi melalui business matching, serta alih teknologi di bidang mesin, proses produksi, desain, dan pengembangan industri.
“Pameran ini bukan hanya sukses sebagai event, tetapi benar-benar menjadi penggerak nyata industri nasional,” ujarnya.
(Taufik Fajar)