Danantara Bidik Hilirisasi PTPN untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi

Rohman Wibowo, Jurnalis
Sabtu 08 Agustus 2026 20:27 WIB
Danantara Indonesia membidik hilirisasi dan pengembangan komoditas strategis di PT Perkebunan Nusantara (Persero). (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA – Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia membidik hilirisasi dan pengembangan komoditas strategis di PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN Group. Upaya restrukturisasi komoditas perkebunan pelat merah ini ditargetkan mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.

Pemetaan kesiapan sektor perkebunan tersebut dirumuskan secara intensif melalui pertemuan langsung dengan jajaran manajemen puncak korporasi. Melalui kolaborasi tersebut, cetak biru hilirisasi disiapkan untuk memaksimalkan potensi komoditas unggulan Indonesia.

"Kami melaksanakan rapat bersama Direksi PTPN Group untuk membahas kesiapan menjalankan program hilirisasi dan pengembangan komoditas strategis guna mendukung kemandirian pangan dan energi nasional," ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Dony menekankan bahwa program hilirisasi perkebunan harus dirancang secara bertahap dan penuh kehati-hatian. PTPN Group diminta memulai pengembangan dalam skala terukur terlebih dahulu guna menemukan formula produksi serta model bisnis yang tepat.

Setelah model operasional tersebut terbukti kokoh dan menguntungkan, replikasi dalam skala yang lebih besar baru dapat dilakukan.

Lebih lanjut, Danantara mensyaratkan setiap rencana investasi baru di lingkungan PTPN wajib didasari studi kelayakan (feasibility study) yang komprehensif. Perhitungan produktivitas lahan juga harus dilakukan secara presisi untuk menjamin tingkat pengembalian investasi (rate of return) yang sehat dan efisien bagi negara.

Selain mengejar profitabilitas, penataan investasi baru wajib menyeimbangkan aspek keberlanjutan ekosistem dan lingkungan hidup di wilayah sekitar perkebunan. Pola pendekatan bertahap juga ditekankan agar setiap risiko finansial maupun ekologis dapat dimitigasi sejak dini.

"Hilirisasi harus disiapkan melalui perencanaan dan riset matang dalam skala terukur terlebih dahulu, didukung studi kelayakan komprehensif serta memastikan pemilihan lahan tidak mengurangi fungsi kawasan resapan air," jelas Dony.

Melalui komitmen hilirisasi yang terukur tersebut, langkah strategis PTPN Group diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penopang ketahanan nasional. Sinergi ini ditargetkan mampu menekan ketergantungan terhadap impor pangan dan energi sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi sektor perkebunan di Tanah Air.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya