Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan Jembatan Gantung Cemara juga membuka akses menuju kawasan wisata mangrove di sekitar Pantai Cemara. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung distribusi hasil tangkapan nelayan sekaligus meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Pembangunan jembatan dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTB, termasuk pembangunan jalan pendekat. Dengan demikian, seluruh bagian infrastruktur kini dapat berfungsi sebagai satu kesatuan konektivitas bagi masyarakat pesisir.
Kementerian PU menyatakan pembangunan Jembatan Gantung Cemara menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang menyesuaikan karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat.
Inovasi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak selalu harus dilakukan dalam skala besar. Rekayasa sederhana yang disesuaikan dengan kondisi lokal juga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan konektivitas sekaligus menjaga aktivitas ekonomi masyarakat.
(Dani Jumadil Akhir)