Produk ETF Emas Resmi Meluncur di BEI

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Senin 10 Agustus 2026 11:45 WIB
BEI (Foto: Okezone)
Share :

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung mengatakan penguatan ekosistem emas nasional dapat dilakukan dengan pengintegrasian ETF emas dengan ekosistem bullion dan ekosistem pasar modal. Dengan begitu, emas tidak lagi berhenti sebagai aset simpanan, melainkan dapat terintegrasi dengan instrumen investasi yang lebih luas.

"Dalam kegiatan usaha bullion emas tidak hanya berhenti sebagai aset yang disimpan. Melalui ekosistem keuangan yang baik emas telah dapat terhubung dengan instrumen investasi dan pasar yang lebih luas," ujar Juda.

Juda mengungkapkan bahwa minat terhadap ETF berbasis emas di pasar global terus melonjak. Sepanjang tahun 2025, aset kelolaan ETF emas dunia mencapai 559 miliar dolar AS dengan kepemilikan emas sebesar 4.025 ton.

"Ini mencerminkan semakin pentingnya instrumen ini di dalam ekosistem investasi global. Jadi yang kita lakukan hari ini bukan sekadar menambah satu produk, kita sedang memperluas pilihan investasi sekaligus memperdalam pasar keuangan kita agar dapat bersaing dengan pasar modal regional maupun global," tambahnya.

Di tengah dorongan inovasi, Juda mengingatkan bahwa ETF emas tetap harus dilandasi oleh integritas dan tata kelola yang kuat. Menurutnya, kepercayaan investor adalah faktor paling fundamental dalam pasar keuangan.

"ETF emas adalah produk keuangan. Namun di balik produk tersebut terdapat underlying berupa emas. Emas real. Karena itu investor harus percaya bahwa emasnya ada. Investor harus percaya pada penyimpanannya. Investor harus percaya pada valuasinya. Dan investor harus percaya bahwa transaksi serta tata kelolanya dilakukan secara akuntabel dan juga transparan," paparnya.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya