Tingkatkan Literasi Keuangan, OJK Sasar Masyarakat Berpendapatan di Bawah Rp2,5 Juta

Rohman Wibowo, Jurnalis
Senin 10 Agustus 2026 19:42 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat program literasi dan inklusi keuangan dengan membidik sektor prioritas. (Foto: Okezone.com/OJK)
Share :

Data mutakhir hasil survei nasional ini menjadi rujukan penting bagi penyusunan peta jalan perlindungan konsumen ke depan. Otoritas kini memiliki basis data yang lebih presisi untuk memitigasi risiko keuangan berdasarkan karakteristik kelompok demografi.

"Hasil SNLIK 2026 ini tentunya akan menjadi baseline baru yang lebih kuat untuk memantau kemajuan literasi dan juga inklusi keuangan, sekaligus menjadi landasan untuk perumusan kebijakan dan program yang semakin tepat sasaran," jelas Friderica.

Berdasarkan kategori usia, kelompok produktif berusia 26 hingga 35 tahun mencatatkan performa gemilang dengan tingkat literasi sebesar 78,70 persen dan inklusi mencapai 96,27 persen.

Di sisi lain, indeks untuk kelompok remaja usia 15-17 tahun dengan literasi 56,04 persen dan inklusi 83,12 persen serta kelompok lansia berusia 51-79 tahun dengan literasi 50,05 persen dan inklusi 90,51 persen masih berada di bawah rata-rata nasional.

Untuk menyikapi kondisi tersebut, OJK menekankan pentingnya segmentasi program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Pada kelompok usia muda, intervensi edukasi harus ditanamkan sebelum mereka mulai aktif bertransaksi dengan instrumen keuangan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya