Tingkatkan Literasi Keuangan, OJK Sasar Masyarakat Berpendapatan di Bawah Rp2,5 Juta

Rohman Wibowo, Jurnalis
Senin 10 Agustus 2026 19:42 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat program literasi dan inklusi keuangan dengan membidik sektor prioritas. (Foto: Okezone.com/OJK)
Share :

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat program literasi dan inklusi keuangan dengan membidik sektor prioritas, mulai dari masyarakat di wilayah pedesaan hingga masyarakat berpendapatan rendah. Kebijakan ini dirumuskan sebagai tindak lanjut atas hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang mengidentifikasi masih adanya ketimpangan indeks pemahaman keuangan di sejumlah kelompok masyarakat.

"OJK menetapkan kelompok masyarakat yang memiliki tingkat literasi dan inklusi keuangan lebih rendah dibandingkan nasional sebagai sasaran prioritas, yaitu masyarakat pedesaan, kelompok usia muda dan lanjut usia, profesi tertentu seperti petani dan nelayan, hingga kelompok berpendidikan rendah serta berpendapatan di bawah Rp2.500.000 per bulan," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Friderica memaparkan, secara umum, hasil survei 2026 menunjukkan peningkatan yang menggembirakan berdasarkan klasifikasi wilayah, gender, hingga kelompok umur.

Menariknya, pencapaian indeks literasi dan inklusi keuangan nasional pada periode ini tercatat telah melampaui target yang dicanangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Otoritas sebelumnya memproyeksikan target literasi keuangan sebesar 69,35 persen dan inklusi keuangan sebesar 93 persen baru akan dicapai pada 2029. Pertumbuhan ini dinilai mencerminkan perluasan pemahaman serta akses keuangan yang kian inklusif dan menjangkau berbagai kelompok masyarakat di Tanah Air.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya