"Tentu dengan demutualisasi ini, kita optimis Bursa Efek Indonesia akan menjadi lebih modern, akan menjadi lebih lincah, dan akan punya daya saing yang lebih tinggi di tingkat global," ucapnya.
Meski demikian, Jeffrey menegaskan belum ada keputusan yang diambil pemegang saham terkait rencana demutualisasi dalam RUPSLB kali ini. Dalam agenda kedua RUPSLB, BEI hanya menyampaikan perkembangan rencana tersebut kepada para pemegang saham.
"Di dalam agenda kedua itu tidak dilakukan pengambilan keputusan. Jadi kami menginformasikan kepada para pemegang saham terkait dengan progres dari rencana demutualisasi Bursa Efek," jelasnya.
(Taufik Fajar)