JAKARTA — Shopee Indonesia mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta brand lokal memperluas pasar, termasuk ke kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, dan Amerika Latin. Upaya tersebut dilakukan melalui sejumlah inisiatif untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis dan memanfaatkan perdagangan digital.
Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengatakan perluasan pasar menjadi salah satu kebutuhan utama pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi dan persaingan perdagangan digital yang semakin ketat.
Menurut dia, pelaku usaha menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterampilan digital dan pemasaran daring, pengelolaan biaya promosi, efisiensi operasional, hingga perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI).
"Pelaku usaha perlu meningkatkan keterampilan digital dan pemasaran online agar dapat memaksimalkan pemanfaatan platform. Selain itu, pengelolaan biaya promosi dan efisiensi operasional juga menjadi tantangan agar pertumbuhan penjualan dapat diikuti dengan pengelolaan bisnis yang baik," kata Balques, Kamis (13/8/2026).
Dia mengatakan platform perdagangan digital dapat menjadi salah satu sarana bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan konsumen. Selain pasar domestik, pelaku usaha juga memiliki peluang untuk menjangkau konsumen di pasar internasional.
Untuk mendukung peluang tersebut, Shopee memiliki sejumlah program yang berkaitan dengan ekspor, pelatihan digital, promosi produk lokal, pengelolaan usaha, serta perlindungan HKI. Program-program tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kesiapan bisnis sebelum memperluas pasar.