Puan menjelaskan, APBN adalah pilihan politik tentang ke mana sumber daya negara diarahkan, siapa yang diprioritaskan, dan manfaat apa yang harus dirasakan oleh rakyat.
Pada tahun 2000, APBN berada pada besaran Rp197 trilliun; tahun 2010 sebesar Rp1.126 triliun; dalam 10 tahun tersebut. "Belanja Negara naik hampir 6 kali lipat," katanya.
(Taufik Fajar)