Seturut itu, pergerakan biaya dana belakangan ini ikut menjadi perhatian seiring dengan peningkatan suku bunga simpanan oleh sejumlah bank untuk memperebutkan likuiditas. OJK memperingatkan bahwa strategi pengetatan likuiditas secara individual tidak boleh mengorbankan stabilitas industri melalui perang suku bunga yang berlebihan.
Selain penarikan dana pemerintah, gejolak suku bunga pasar domestik belakangan ini turut memicu kekhawatiran terjadinya persaingan ketat perebutan dana murah. Menanggapi fenomena tersebut, otoritas meminta perbankan untuk menghindari perang suku bunga simpanan yang berlebihan karena berpotensi mengerek biaya dana secara tidak sehat.
"Besaran cost of fund dipengaruhi oleh strategi pendanaan, struktur dana, tingkat suku bunga pasar, serta jatuh tempo kewajiban. Kami mendorong agar bank mengedepankan penguatan core deposits dan inovasi produk sehingga persaingan tidak bertumpu pada pemberian suku bunga tinggi, meskipun sejauh ini kami memandang persaingan perolehan dana masih berjalan normal," ungkap Dian.
(Taufik Fajar)