"CNG masih dilakukan uji coba di China, habis itu kita melakukan kerja sama dengan perusahaan BUMN yang ada di sini. Kita akan melakukan dengan Pindad," kata Bahlil saat ditemui usai acara Global Hydrogen Ecosystem 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Sebelumnya, PT Pindad telah menandatangani perjanjian riset dan pengembangan bersama strategis dengan PT Pertamina (Persero) yang dilaksanakan di Grha Pindad, Bandung, pada 6 Januari 2026. Adapun penandatanganan kerja sama strategis ini bertujuan untuk melakukan Studi Pengembangan Natural Gas untuk Kemandirian Energi Nasional.
Mengutip situs resmi perusahaan, ruang lingkup perjanjian kerja sama ini mencakup kajian teknis dan desain, kajian standardisasi dan regulasi, serta kajian ekonomi dan pasar terkait natural gas atau CNG.
Tujuan perjanjian kerja sama ini adalah mengkaji potensi, teknologi, aspek keselamatan (safety), dan penetapan harga dalam pengembangan produksi tabung serta fasilitas pengisian Natural Gas, yakni Compressed Natural Gas (CNG), Liquefied Natural Gas (LNG), dan Adsorbed Natural Gas (ANG), sebagai sumber energi bersih yang terjangkau untuk mendukung kemandirian energi nasional.
(Feby Novalius)