“Tantangan pipa bawah laut adalah aktivitas kapal dan nelayan. Karena itu, kami melakukan patroli dan perawatan secara berkala, termasuk memastikan lampu penanda tetap berfungsi,” ujar Maura, Rabu (26/8/2026).
Kedalaman pipa bawah laut juga bervariasi. Di sejumlah lokasi, terutama ketika mendekati pulau, pipa berada pada kedalaman sekitar 3-5 meter. Sementara di bagian lain, kedalamannya dapat mencapai sekitar 60 meter.
Kondisi tersebut membuat pengawasan terhadap jalur pipa harus dilakukan secara berkala. Selain patroli, Pertagas melakukan perawatan terhadap fasilitas pendukung, termasuk lampu penanda yang membantu nelayan mengetahui keberadaan jalur pipa.
Pengamanan juga dilakukan melalui koordinasi dengan aparat terkait. Hal ini penting karena jaringan pipa merupakan objek vital yang harus dilindungi dari berbagai potensi gangguan, termasuk risiko jangkar kapal yang dapat mengenai jalur pipa.
Dari Laut hingga Pinggir Tol
Tantangan menjaga pipa tidak berhenti ketika jalurnya keluar dari laut. Di daratan, jaringan pipa juga membentang di sekitar kawasan Tol Surabaya-Gresik.