Airlangga Buka-bukaan soal AI Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Rohman Wibowo, Jurnalis
Kamis 27 Agustus 2026 09:06 WIB
Airlangga Buka-bukaan soal AI Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen (Foto: Okezone)
Share :

Untuk mempercepat pemanfaatan AI, Pemerintah mengonsolidasikan penguatan pada tiga pilar strategis: infrastruktur, talenta, dan investasi. Dari sisi infrastruktur, Indonesia memacu pasokan energi bersih dan infrastruktur digital, termasuk ekspansi pusat data berkapasitas pipa proyek atau pipeline mencapai 1,17 GW yang menempatkan Indonesia sebagai destinasi investasi utama di ASEAN. 

Pada pilar talenta, penguatan SDM diperluas melalui program Tech Indonesia Singapore, Digital Talent Scholarship, serta insentif pemotongan pajak super (super tax deduction) hingga 200 persen bagi korporasi yang menyelenggarakan pelatihanbvokasi.

Dari aspek investasi, pemerintah mempererat kolaborasi strategis dalam membangun ekosistem AI dan semikonduktor dalam negeri. Kemitraan antara Danantara dan Arm Limited diarahkan untuk melatih 15.000 insinyur lokal, sementara kesepakatanbJoint Development Agreement antara Indonesia dan Amerika Serikat padabFebruari 2026 membuka komitmen investasi awal sebesar 4,89 miliar dolar AS untuk mengembangkan kawasan Galang sebagai klaster semikonduktor terpadu.

Di panggung regional dan global, Indonesia aktif mendorong kerja sama internasional di bidang AI. Perjanjian Kerangka Kerja Ekonomi Digital ASEAN (ASEAN Digital Economy Framework Agreement/DEFA) ditargetkan resmi diteken pada November 2026 dan diproyeksikan mampu melipatgandakan nilai ekonomi digital kawasan menjadi sekitar 2 triliun dolar AS. 

Selain itu, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara pendiri World AI Cooperation Organization (WAICO) bersama 28 negara lainnya guna berkontribusi aktif dalam merumuskan standardisasi etika dan tata kelola AI global serta memperkuat kolaborasi riset teknologi.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita mengubah AI, digital twin, dan teknologi digital menjadi manfaat nyata bagi produktivitas, daya saing, pelayanan publik, beserta kualitas hidup masyarakat. Mari kita manfaatkan konferensi ini bukan hanyabuntuk mengeksplorasi apa yang dapat dilakukan oleh teknologi, tetapi juga untuk melihat apa yang dapat kita lakukan dengan teknologi tersebut guna membangunbmasyarakat yang lebih produktif, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Airlangga.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya