Transaksi Harbolnas 2026 Ditargetkan Naik Jadi Rp40 Triliun

Tangguh Yudha, Jurnalis
Kamis 27 Agustus 2026 12:51 WIB
Transaksi Harbolnas 2026 Ditargetkan Naik Jadi Rp40 Triliun (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah menargetkan transaksi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2026 mencapai Rp40 triliun, atau naik sekitar 10 persen dibandingkan realisasi 2025 yang mencapai Rp36,4 triliun. Harbolnas 2026 akan digelar pada 10-16 Desember 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, peningkatan transaksi Harbolnas diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2026.

"Tahun lalu itu bisa mencapai sekitar Rp36 triliun dan tahun ini diharapkan bisa naik 10 persen. Dan ini menjadi penting untuk pendorong bagi pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat," kata Airlangga dalam acara Kick Off Road to Harbolnas 2026 di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Menurut Airlangga, peningkatan aktivitas belanja masyarakat pada kuartal IV menjadi penting. Dia menambahkan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2026 diharapkan dapat menjadi fondasi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027.

"Ini penting karena kita perlu mengangkat perekonomian di kuartal IV, dan arahan Bapak Presiden dalam pidato kemarin tanggal 14, di kuartal IV ini target pertumbuhannya menuju 6 persen atau 6 persen, karena ini akan menjadi landasan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 6 persen di tahun 2027," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, Harbolnas 2026 diarahkan untuk berkembang menjadi kampanye nasional yang melibatkan berbagai pihak.

"Harbolnas 2026 diarahkan untuk berkembang menjadi kampanye nasional bersama dengan melibatkan pemerintah, pemerintah daerah, para pelaku usaha, platform digital, dan asosiasi, komunitas, serta media dan masyarakat," tambah Menteri yang akrab disapa Busan itu.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya