Sementara itu, layanan Commuter Line Basoetta di Stasiun BNI City tidak mengalami perubahan selama proses pekerjaan berlangsung. Layanan naik dan turun pengguna Commuter Line Basoetta tetap berjalan seperti saat ini.
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Stasiun Karet mencatat sebanyak 2.175.455 pengguna naik dan 2.127.155 pengguna turun. Sementara itu, Stasiun BNI City atau Sudirman Baru mencatat sebanyak 940.478 pengguna naik dan 662.808 pengguna turun.
Secara total, kedua stasiun tersebut melayani 5.905.896 aktivitas naik dan turun pengguna Commuter Line Jabodetabek selama periode Januari–Juli 2026.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, fasilitas integrasi Stasiun Sudirman Baru/BNI City dengan Stasiun Karet nantinya akan menghadirkan layanan yang lebih baik.
“Penataan kawasan integrasi juga akan menghadirkan aksesibilitas di sisi Stasiun Karet dan aksesibilitas di sisi Terowongan Kendal,” ujar Karina.
Menurut dia, KAI Commuter juga akan menyiapkan petugas dan fasilitas informasi yang memadai bagi pengguna. Petunjuk arah, petugas layanan, sosialisasi, serta pengaturan arus pelanggan akan disiapkan selama masa integrasi berlangsung.
“Ini semua kami siapkan juga agar perubahan pola perjalanan dapat dipahami dengan baik pengguna Commuter Line. Jadi, kami tetap mengupayakan agar semua tetap berjalan lancar,” kata Karina.
KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna Commuter Line yang sebelumnya naik dan turun di Stasiun Karet untuk menyesuaikan perjalanan melalui Stasiun BNI City.
“Selalu perhatikan informasi dan arahan dari petugas di stasiun selama masa proses pekerjaan integrasi ini,” tutur Karina.
(Dani Jumadil Akhir)