Selain mengandalkan infrastruktur pengairan dan benih tahan kekeringan, Amran juga menyoroti perkembangan produksi beras nasional hingga saat ini. Ia menyebut produksi telah berada di atas 30 juta ton dan diperkirakan masih dapat bertambah hingga akhir tahun.
"Jadi dengan ini semua, dengan hitungan tadi produksi sampai Oktober kan, November, Desember tinggal dua bulan, kan? Bener nggak? Kan sudah ada produksi Oktober, itu tinggal dua bulan. Sekarang posisinya sudah kurang lebih tiga puluh juta ton, coba cek di BPS," jelas Amran.
Menurutnya, produksi beras nasional saat ini telah mencapai sekitar 31 juta ton. Dengan tambahan produksi pada bulan berikutnya, ia memperkirakan produksi dapat kembali mendekati 34 juta ton.
"Kalau bulan depan anggaplah jelek-jeleknya 1,5-1,5 (juta ton), kembali 34 (ton)," tandasnya.
(Feby Novalius)