Dudy menyebut pada saat penyampaian keterangan tersebut, Bandara Kertajati juga akan melayani pendaratan dua pesawat Garuda Indonesia yang datang dari Madinah dan Jeddah dengan membawa penumpang yang baru pulang dari ibadah umrah.
"Jadi semoga ini bisa mempercepat kondisi bisa kembali pulih dengan segera," kata Dudy.
Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau arah pergerakan debu vulkanik. Berdasarkan informasi BMKG, arah angin cenderung bergerak ke barat.
Dudy menegaskan aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam keputusan penutupan bandara. Pemerintah akan terus mengevaluasi kondisi dan memberikan pembaruan setiap empat jam.
"Kita setiap 4 jam akan melakukan update terkait dengan kondisi penanganan dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau," ujarnya.
(Taufik Fajar)