JAKARTA - Perluasan jaringan distribusi masih menjadi salah satu strategi yang ditempuh perusahaan asuransi untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan perlindungan.
Sebab, tingkat literasi asuransi di Indonesia masih perlu ditingkatkan karena pemahaman masyarakat terhadap asuransi tertinggal dibandingkan sektor keuangan lainnya
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks literasi perasuransian nasional tercatat sebesar 45,45 persen, sementara indeks inklusi perasuransian baru mencapai 28,50 persen.
"Kami ingin memastikan bahwa akses terhadap informasi dan layanan Bhinneka Life semakin mudah dijangkau, sekaligus terus memperkuat jaringan pemasaran kami di berbagai wilayah,” ujar Direktur Utama Bhinneka Life Benny Indra dalam keteranganya, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Dia menambahkan, kantor pemasaran di Gading Serpong merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas jangkauan layanan sekaligus memperkuat jaringan distribusi.
Gading Serpong merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan yang baik dan terus berkembang sebagai kawasan hunian maupun pusat aktivitas masyarakat.