Ketika ditanya awak media mengenai ke mana Purbaya akan ditempatkan setelah dicopot dari posisi Menkeu, Suahasil tidak memberikan jawaban. "Nanti tanya Pak Purbaya kalau itu."
Suahasil juga mengatakan proses transisi dengan Menkeu sebelumnya tetap akan dilakukan untuk memastikan pekerjaan di Kementerian Keuangan berjalan dengan baik.
"Transisi saya pasti harus kita koordinasikan dengan baik dan setelah ini saya akan kembali ke Kementerian Keuangan dan kita akan melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan seperti biasa," paparnya.
Mengenai alasan pergantian Menkeu, Suahasil menyebut langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pengelolaan keuangan negara sekaligus melanjutkan pekerjaan yang selama ini telah berjalan.
"Tentu untuk memperkuat keuangan negara, melanjutkan apa yang kita sudah lakukan selama ini," katanya.
Suahasil menegaskan defisit APBN tetap ditargetkan berada di bawah 3 persen. Dia juga menyebut prioritasnya setelah menjabat adalah menjaga APBN tetap kredibel dan mendukung program-program prioritas pemerintah. "Defisit akan tetap di bawah 3 persen."
"Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah," paparnya.
Terkait kemungkinan perubahan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Suahasil mengatakan pihaknya akan melihat keputusan yang telah diambil sebelumnya dan menindaklanjutinya.
"Nanti kita lihat, tapi kemarin memang ada pelantikan minggu lalu dan tentu nanti kita akan lihat pelantikan seperti apa, keputusan Menteri Keuangannya seperti apa, dan kita akan tindak lanjuti dari situ," ujarnya.
Dia juga menegaskan efisiensi tetap menjadi bagian dari pengelolaan APBN. Namun, menurutnya, efisiensi tidak sekadar memangkas anggaran, melainkan memastikan belanja menghasilkan manfaat maksimal bagi masyarakat.
"Efisiensi itu adalah bagian dari gerak APBN. Jadi APBN itu ada penerimaan, ada belanja, dan ada pembiayaan. Di bagian belanja tentu kita selalu berusaha mencari belanja yang lebih efisien tapi menghasilkan output yang kemudian sesuai dengan apa yang sudah direncanakan," paparnya.
Suahasil berharap pergantian tersebut tidak dipandang sebagai perubahan besar dalam pengelolaan Kementerian Keuangan. Sebab, dia menyebut dirinya selama ini juga berada di lingkungan kementerian tersebut.
"Tapi menurut saya ini bukan perubahan yang apa ya, ini adalah kelanjutan aja, bukan perubahan, kelanjutan. Kan teman-teman juga tahu saya selama ini juga di dalam Kementerian Keuangan," pungkasnya.
(Taufik Fajar)