Menkeu Suahasil Pastikan Lanjutkan Program Prioritas Kemenkeu, Janji Rapel Rilis APBN KiTa Juli-Agustus

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 14 September 2026 19:55 WIB
Menkeu Suahasil (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan fokus melanjutkan seluruh tugas, fungsi, serta program kerja prioritas yang telah berjalan, ketimbang melakukan perubahan kebijakan secara mendasar.

Hal tersebut disampaikan Suahasil saat menjawab pertanyaan awak media mengenai keberlanjutan arah kebijakan perpajakan, bea cukai, hingga penanganan peredaran rokok ilegal pascapelantikan.

"Baik, satu pertanyaan aja saya jawab secara global, ini bagi Kementerian Keuangan, ini adalah melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan. Solid semua temen-temen? Melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan, kita bukan masalah berubah-berubah. Ini melanjutkan kegiatan, melanjutkan aktivitas, melanjutkan semua tugas fungsi dari Kementerian Keuangan, yaitu untuk menjaga APBN, menumbuhkan ekonomi, menstabilkan ekonomi," tegas Suahasil di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Menanggapi pertanyaan spesifik terkait penindakan barang kena cukai dan rokok ilegal yang marak beredar, Suahasil menekankan komitmen Kemenkeu, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), untuk terus menggempur berbagai praktik ilegal di lapangan.

"Yang soal rokok ilegal, saya yakin Pak Djaka ada ya, tadi Pak Djaka ada pake baju putih Pak. Pak Djaka gembur terus, sepakat, ya kan? Pak Djaka telah bekerja dengan teman-teman, teman-teman Direktorat, Jenderal Bea Cukai, sepemantauan saya, penangkapan kegiatan-kegiatan ilegalnya itu menjadi lebih kuat, dan akan kita lanjutkan terus. Yang ilegal itu bukan hanya rokok, tapi berbagai macam hal yang lain yang harusnya kita tangani," ujarnya.

 

Selain itu, Suahasil juga merespons penantian publik dan media terkait publikasi data kinerja fiskal bulanan (APBN KiTa) yang sempat tertunda.

Ia berjanji akan merilis laporan data APBN periode Juli dan Agustus secara sekaligus (dirapel) dengan cakupan data yang lengkap.

"Saya rasa untuk sore ini, kita cukupkan dulu, kami akan segera melihat, karena kan pasti teman-teman media udah nungguin APBN akhir Agustus ya? Ya nanti Juli sama Agustus, udah kita rapel. Kita rapel pake data yang lengkap. Oke. Pak Minto, Pak Minto," kata Suahasil.

Adapun mengenai agenda serah terima jabatan (sertijab) dari pejabat terdahulu, Suahasil mengarahkan agar teknis pelaksanaan dikonfirmasikan kepada Sekretaris Jenderal Kemenkeu.

"Nanti kita atur, tanya Pak Sekjen. Pasti disampaikan ke teman-teman media semua," pungkas Suahasil.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya