Yuliot mengatakan, harga BBM nonsubsidi memang mengikuti harga minyak dunia yang berlaku. Namun ketika ketika harga minyak dunia turun, maka akan ada kemungkinan harga BBM non subsidi juga nantinya ikut turun.
"Kalau nonsubsidi ini kan menyesuaikan dengan harga pasar. Jadi ini yang kita lihat rata-rata dalam 1 bulan itu kira-kira berapa (kenaikan minyak dunia), penyesuaian (BBM non subsidi) kira-kira berapa," katanya.
Yuliot menambahkan, saat ini pihaknya masih menghitung besaran penyesuaian harga BBM nonsubsidi sambil menghitung kenaikan harga minyak dunia. Diketahui, harga minyak dunia untuk kontrak berjangka minyak mentah brent naik 1,22 persen menjadi USD106,56 per barel untuk pengiriman november. Sementara untuk minyak west texas intermediate (WTI) harganya naik 1 persen menjadi USD93,57 per barel.
"Ada kemungkinan penyesuaian (BBM non subdisi)," tambah Yuliot.
(Dani Jumadil Akhir)