KAI Ungkap Transformasi Digital untuk Hadapi AI

Taufik Fajar, Jurnalis
Rabu 30 September 2026 10:20 WIB
Kereta Api Indonesia (Foto: Okezone)
Share :

“Maka itu, bagi saya, pelayanan bukan sekadar prosedur. Pelayanan adalah bagaimana kita menanusiakan manusia,” tambah dia.

Sementara itu, VP of Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan sistem tiket KAI menjadi bagian dari perubahan pengalaman masyarakat dalam menggunakan kereta api. Hal ini seiring perkembangan teknologi dan kebiasaan pelanggan yang semakin mengarah ke layanan digital.

Pada Semester I 2026, Access by KAI mencatat 17,009,374 transaksi tiket untuk perjalanan kereta api jarak jauh dan lokal. Angka tersebut mencakup 76.34% dari total transaksi tiket yang dilakukan melalui seluruh kanal penjualan.

"Dari sisi penjualan, KAI mencatat 24,544,468 tiket kereta api jarak jauh dan lokal terjual sepanjang periode yang sama. Sebanyak 73.68% di antaranya dilakukan melalui Access by KAI, menunjukkan tingginya pemanfaatan aplikasi sebagai pilihan utama pelanggan dalam membeli tiket," ujarnya.

Jumlah pengguna terdaftar Access by KAI telah mencapai 30,449,049 pengguna, sementara jumlah unduhan aplikasinya mencapai 41,011,320 hingga 30 Juni 2026. Digitalisasi juga diterapkan dalam proses boarding melalui Face Recognition Boarding Gate, yang telah digunakan oleh 5,555,034 pelanggan kereta api jarak jauh sepanjang Semester I 2026.

Menurut Anne, perkembangan sistem tiket tersebut bukan hanya soal perubahan dari tiket fisik ke digital, tetapi juga menggambarkan bagaimana KAI terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dari layanan berbasis loket, sistem reservasi, e-ticket, hingga integrasi berbagai kebutuhan perjalanan dalam Access by KAI, transformasi ini terus diarahkan untuk membuat perjalanan pelanggan semakin mudah dan praktis.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya