Sarmuji Jadi Menperin, Mau Benahi Industri Padat Karya hingga Tekstil

Tangguh Yudha, Jurnalis
Kamis 01 Oktober 2026 17:42 WIB
Sarmuji Jadi Menperin, Mau Benahi Industri Padat Karya hingga Tekstil (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menempatkan industri padat karya sebagai salah satu prioritas dalam menjalankan tugas barunya. Dia mengatakan, sejumlah industri yang memiliki kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja, seperti industri sepatu dan tekstil, perlu menjadi perhatian utama Kementerian Perindustrian.

"Ini adalah tugas yang barangkali cukup berat. Karena sektor industri harus jadi leverage atau jadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja," kata Sarmuji usai dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, pembenahan diperlukan sektor industri secara bertahap, terutama pada industri yang memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja dan mendorong perekonomian.

"Terutama industri yang berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja dan bisa menjadi pengungkit perekonomian tentu harus kita utamakan. Misalnya industri sepatu, industri tekstil dan lain-lain," ujarnya.

Dalam menjalankan tugas tersebut, Sarmuji menyebut Kementerian Perindustrian membutuhkan koordinasi dengan sejumlah kementerian lainnya. Salah satunya Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang berkaitan dengan sisi hulu investasi industri.

 

Selain itu, dia menilai koordinasi dengan Kementerian Perdagangan juga diperlukan. "Tentu butuh kerja sama yang banyak dengan kementerian yang lain, misalnya Kementerian Investasi karena hulunya di sana, Kementerian Perdagangan karena nanti akan berkaitan dengan apakah kita perlu buka impor, industri yang bisa kerjakan sendiri," ucap Sarmuji.

Sarmuji resmi menjabat Menperin setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026), menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Dia mengaku baru mendapatkan kepastian mengenai penunjukan tersebut pada Kamis pagi.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya