Dalam rancangan postur APBN 2027, pemerintah mengalokasikan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun dengan target pendapatan negara sebesar Rp3.426,0 triliun. Dengan demikian, defisit anggaran dijaga pada level 2,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Untuk mencapai target pertumbuhan 6 persen tersebut, investasi perlu dipacu hingga tumbuh di kisaran 7 persen. Pemerintah siap memperkuat sinergi dengan sektor swasta serta Badan Pengelola Investasi Danantara untuk mengakselerasi program hilirisasi dan investasi industri.
“Tagline yang selalu saya gaungkan selama dua tahun terakhir adalah APBN menumbuhkan, APBN melindungi, dan APBN yang kredibel. Demikian refleksi dua tahun pemerintahan di bawah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Semoga kita bisa melanjutkan pekerjaan besar kita untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkas Suahasil.
(Feby Novalius)