Garuda Indonesia Rombak Susunan Manajemen, Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Kamis 08 Oktober 2026 19:14 WIB
Garuda Indonesia (Foto: Okezone)
Share :

Perbaikan kinerja tersebut berlangsung di tengah tekanan biaya operasional. Beban avtur Garuda Indonesia Group tercatat meningkat 43,6 persen pada semester I 2026.

Dari sisi operasional, Garuda Indonesia Group mengoperasikan 104 pesawat hingga akhir Juni 2026. Ketersediaan armada tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam upaya meningkatkan kapasitas penerbangan, frekuensi perjalanan, serta pendapatan perusahaan.

Selain mengganti Direktur Utama, RUPSLB juga melakukan penyegaran pada jajaran direksi dan komisaris Garuda Indonesia. Berikut jajaran pengurus perseroan berdasarkan hasil RUPSLB, Kamis (8/10/2026):

Susunan direksi sebelum RUPSLB
- Direktur Utama: Glenny H. Kairupan
- Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
- Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
- Direktur Teknik sekaligus Plt. Direktur Niaga: Mukhtaris
- Direktur Human Capital & Corporate Service: Frans Dicky Tamara
- Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

Susunan direksi setelah RUPSLB
- Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
- Direktur Operasi: Eric Ferdinand Sofyal
- Direktur Teknik: Mukhtaris
- Direktur Komersial: Alan McIntyre
- Direktur Human Capital & Corporate Service: Dina Sandri Fani
- Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

Susunan dewan komisaris setelah RUPSLB
- Komisaris Utama: Glenny H. Kairupan
- Komisaris: Sugito Anjasmoro
- Komisaris: Chairal Tanjung
- Komisaris Independen: Mawardi Yahya
- Komisaris Independen: Jaan Albrecht
- Komisaris Independen: Trey Urbahn.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya