Advertisement
Advertisement

Garuda Indonesia (GIAA) Raup Pendapatan USD2,71 Miliar di Kuartal III-2026, Pacu Transformasi Bisnis

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 30 Oktober 2026 |14:03 WIB
Garuda Indonesia (GIAA) Raup Pendapatan USD2,71 Miliar di Kuartal III-2026, Pacu Transformasi Bisnis
Garuda Indonesia (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) melaporkan pertumbuhan pendapatan sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Pendapatan konsolidasi Garuda Indonesia Group mencapai USD2,71 miliar atau naik 13,2% secara tahunan (YoY).

Pertumbuhan tersebut mencerminkan perkembangan positif dari agenda transformasi bisnis yang tengah dijalankan Perseroan, ditopang pertumbuhan pendapatan layanan penerbangan berjadwal, meningkatnya kontribusi bisnis non-penerbangan, serta pemulihan kapasitas dan keandalan operasional.

Dari sisi komposisi pendapatan, bisnis penerbangan berjadwal masih menjadi kontributor utama pertumbuhan, dengan kenaikan 12,6% atau setara US$233,2 juta. Sementara itu, pendapatan penerbangan non-berjadwal meningkat 2,1% atau US$6,3 juta.

Di luar bisnis penerbangan, pendapatan dari lini usaha non-penerbangan mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi, yakni sebesar 31,3% menjadi US$322,8 juta, atau meningkat US$77 juta secara tahunan. Perkembangan ini mengindikasikan semakin besarnya potensi diversifikasi bisnis Grup dalam memperluas sumber pertumbuhan pendapatan.

Kinerja tersebut dicapai di tengah tekanan biaya industri yang masih signifikan, terutama akibat kenaikan harga bahan bakar penerbangan seiring volatilitas pasar energi global dan dinamika geopolitik di Timur Tengah. Sepanjang periode pelaporan, beban bahan bakar Grup meningkat 42,9% secara tahunan atau setara US$309,8 juta, sehingga turut mendorong kenaikan total beban operasional sebesar 15,7%.

Meski demikian, pertumbuhan beban operasional di luar bahan bakar dapat dijaga pada kisaran 3,1%, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pendapatan sebesar 13,2%. Kondisi tersebut mencerminkan perkembangan positif dalam pengendalian biaya dan peningkatan efisiensi operasional Perseroan.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement