Ia mengungkap bahwa saat ini sekitar 15.000 ton jagung telah tiba dan menjalani proses bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Pasokan tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Pulau Jawa.
"Untuk yang bongkar di Tanjung Perak ini, ini juga nanti kami distribusikan ke Jawa seluruhnya. Jadi dibagi tiga, tiap provinsi dapat 5.000, 5.000, 5.000 untuk minggu ini saja," ucapnya.
Sementara itu, untuk wilayah Lampung, Rizal mengatakan Bulog telah menyiapkan pasokan jagung lebih dari 5.000 ton sehingga tidak perlu lagi mendatangkan pasokan dari Jawa. Pengiriman jagung dari Gorontalo ke sejumlah daerah lain juga masih berlangsung.
"Jadi teman-teman pengusaha ataupun peternak ayam khususnya, tidak perlu bimbang dan ragu, intinya pemerintah akan selalu hadir untuk rakyat. Akan selalu hadir untuk rakyat dan memberikan yang terbaik," pungkasnya.
(Taufik Fajar)