Untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen dalam APBN 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan investasi setidaknya 7 persen.
Pemerintah berupaya mencapai target tersebut melalui integrasi kebijakan fiskal, optimalisasi peran Danantara dalam proyek-proyek investasi strategis, serta peningkatan partisipasi sektor swasta.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Suminto menegaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya menarik modal asing, tetapi juga membangun kepercayaan investor secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
Strategi tersebut ditempuh melalui tiga langkah utama. Pertama, menjaga kinerja dan stabilitas perekonomian serta mengomunikasikan perkembangannya secara berkala kepada pasar. Kedua, menjaga disiplin dan integritas pasar untuk menciptakan pasar keuangan yang aktif dan likuid. Ketiga, mempercepat pendalaman pasar keuangan dengan memperkuat basis investor institusional dan ritel domestik agar lebih tangguh menghadapi dinamika global.
Melalui pengelolaan APBN yang kredibel, pemeliharaan stabilitas makroekonomi, dan penguatan ekosistem investasi, pemerintah optimistis dapat terus membuka peluang bagi investor untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi jangka panjang.
(Feby Novalius)