Agunan Saham JARR dan PGUN, Nilai Agunan hingga Risiko Kredit Jadi Sorotan

Feby Novalius, Jurnalis
Kamis 15 Oktober 2026 19:16 WIB
Penggunaan saham sebagai jaminan kredit merupakan praktik yang lazim di dunia perbankan. (foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

Hingga kini, nilai kredit yang diberikan BMRI untuk mendukung penyelesaian akuisisi saham BYAN tersebut belum terungkap. Sementara itu, nilai pasar saham JARR dan PGUN yang dijadikan agunan diperkirakan mencapai sekitar Rp73 triliun, lebih besar daripada nilai akuisisi 30,25 persen saham BYAN.

Besarnya nilai transaksi gadai saham menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian sejumlah kalangan. Namun, nilai pasar saham yang dijaminkan tidak serta-merta mencerminkan besarnya kredit yang diberikan bank. Menurut Gede, nilai agunan perlu dilihat dalam kaitannya dengan jumlah pembiayaan dan mekanisme mitigasi risiko yang diterapkan.

"Dengan demikian, besarnya nilai saham yang dijaminkan justru dapat menjadi salah satu lapisan perlindungan bagi kreditur," katanya.

Fundamental Keuangan JARR dan PGUN

Gede menilai kondisi keuangan JARR dan PGUN juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan dalam menilai kualitas saham yang dijadikan agunan. Menurutnya, sejumlah indikator, seperti kualitas aset, kesehatan keuangan debitur, kemampuan menghasilkan laba, dan nilai ekonomis agunan, relevan dalam analisis risiko kredit.

"Berdasarkan laporan keuangan JARR maupun PGUN yang dijaminkan ke BMRI, keduanya masih mencatatkan laba dan memiliki nilai aset yang cukup besar, mencapai triliunan rupiah, serta ekuitas yang kuat. Berdasarkan informasi yang saya baca dan yakini, Haji Isam juga merupakan pengusaha berpengalaman dan profesional," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya